Ad Code

Responsive Advertisement

Apa itu Airdrop Crypto? dan Bagaimana Cuan mendapatkan Token Kripto Gratis !



Apakah Anda ingin tahu bagaimana cara mendapatkan token kripto secara gratis? Ternyata, pengguna cryptocurrency bisa meraih token gratis dengan mengikuti airdrop crypto. Dengan analogi sederhana, airdrop crypto seperti kesempatan untuk mendapatkan uang secara cuma-cuma. Siapa yang tidak suka mendapatkan sesuatu secara gratis?


Biasanya, airdrop terjadi ketika para pengembang menawarkan koin perdana atau initial coin offering (ICO) untuk proyek mereka. Tujuannya jelas, yaitu untuk mempromosikan proyek mereka dan menarik pengguna awal (early adopters) untuk menggunakan koin atau token crypto yang mereka tawarkan. Namun, perlu diingat untuk selalu berhati-hati, karena ada juga yang menyalahgunakan kesempatan ini untuk melakukan penipuan.


Lantas, bagaimana cara mendapatkan airdrop crypto secara gratis? Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk mengklaim airdrop, mendapatkan token gratis, menghindari penipuan, dan mengetahui jadwal airdrop di tahun 2023.

Apa Itu Airdrop Crypto?

Airdrop crypto adalah strategi pemasaran yang digunakan oleh pengembang proyek blockchain tertentu untuk memberikan token secara gratis kepada pengguna. Proyek-proyek baru menggunakan taktik ini untuk membangun hype sebelum peluncuran resmi mereka.


Airdrop ini biasanya digunakan oleh proyek-proyek rintisan untuk meningkatkan popularitas mereka. Selain itu, airdrop juga berfungsi untuk meningkatkan kesadaran tentang koleksi NFT atau cryptocurrency yang mereka tawarkan. Dengan adanya airdrop, harga token kripto juga bisa meningkat jika mendapatkan sorotan publik yang besar.


Airdrop berbeda dengan lockdrop, di mana peserta harus mengunci token crypto menggunakan smart contract. Semakin lama peserta mengunci token, semakin banyak token yang akan mereka dapatkan ketika proyek tersebut diluncurkan.


Jenis-Jenis Airdrop Crypto

Setidaknya ada empat jenis airdrop cryptocurrency, yaitu:


Standard Airdrop: Ini adalah airdrop "umum". Anda dapat mendaftar hanya dengan mengisi informasi yang diperlukan atau menyelesaikan tugas promosi, lalu memberikan alamat crypto wallet Anda untuk menerima airdrop.


Exclusive Airdrop: Ini adalah airdrop "VIP". Airdrop ini biasanya ditujukan untuk para pengguna yang setia pada proyek blockchain tertentu dan mereka akan mendapatkan hadiah yang menarik.


Bounty Airdrop: Mirip dengan airdrop standar, tetapi peserta harus melakukan lebih banyak pekerjaan promosi, biasanya di platform seperti Facebook atau Twitter, untuk menyebarkan informasi tentang proyek.


Holder Airdrop: Peserta harus memiliki cryptocurrency, seperti ETH atau BTC, untuk dapat menerima airdrop.


Cara Mendapatkan Airdrop Crypto

Secara umum, mendapatkan koin atau token gratis dari airdrop cukup mudah. Anda hanya perlu meluangkan sedikit waktu untuk memenuhi syarat dan ketentuan agar dapat menerima token gratis dari proyek tersebut. Biasanya, ketentuan airdrop dapat ditemukan di situs web resmi proyek yang menyelenggarakannya.


Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diikuti untuk mengikuti airdrop:


Siapkan Akun Media Sosial

Proyek-proyek baru membutuhkan sorotan publik, dan media sosial adalah salah satu cara gratis untuk mempromosikan proyek tersebut. Oleh karena itu, peserta airdrop biasanya diminta untuk membagikan informasi tentang proyek ini di akun media sosial mereka.

Pastikan Anda memiliki akun di platform media sosial populer seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan Telegram. Selanjutnya, upayakan untuk memperluas jaringan Anda dengan menambah jumlah followers.


Ikuti Aturan Airdrop

Untuk mengetahui tentang airdrop yang akan datang, Anda dapat mencari informasi dari berbagai media sosial. Ikuti akun-akun yang sah di Twitter, Facebook, atau grup di Telegram.

Setelah menemukan informasi tentang airdrop dan persyaratan yang harus dipenuhi, segera ikuti dan ikuti instruksi yang diberikan. Buatlah daftar tugas apa saja yang perlu Anda lakukan untuk memenuhi persyaratan mendapatkan token gratis, seperti mengisi data diri, mengikuti akun-akun tertentu, melakukan retweet, dan sebagainya.


Siapkan Crypto Wallet

Koin-koin crypto gratis dari airdrop akan dikirimkan ke alamat wallet Anda. Oleh karena itu, pastikan Anda memiliki sebuah crypto wallet. Salah satu yang populer adalah MetaMask, yang sering digunakan di dunia crypto. Setelah memiliki crypto wallet ini, Anda dapat menghubungkannya dengan mentransfer cryptocurrency ke wallet lokal yang lebih dikenal.


Periksa Wallet dan Tarik Token

Biasanya, diperlukan waktu sekitar 1-2 bulan untuk menerima token gratis setelah airdrop atau peluncuran koin perdana. Selalu periksa media sosial penyelenggara airdrop dan cek wallet Anda untuk memastikan bahwa token gratis telah didistribusikan. Jangan terburu-buru untuk menjual token sebelum semua distribusi airdrop selesai. Setelah token gratis masuk ke wallet Anda, Anda dapat mentransfer atau menukarkannya ke mata uang Rupiah melalui crypto exchange lokal.


Buat Akun di Crypto Exchange Lokal

Anda juga dapat mengonversi aset cryptocurrency hasil airdrop dan menukar mereka ke mata uang fiat. Caranya adalah dengan mentransfer token crypto dari wallet Anda ke crypto exchange, lalu menjualnya. Namun, untuk melakukan ini, Anda perlu memiliki akun di crypto exchange lokal yang teregulasi oleh BAPPEBTI (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia). Dengan memiliki akun yang sah, Anda dapat menukarkan hasil penjualan airdrop ke mata uang Rupiah dan mentransfernya ke rekening bank Anda.

Baca juga : cara membuat akun Binance terbaru 2023

Beberapa crypto exchange lokal mungkin juga menyediakan layanan untuk menukar token atau koin crypto hasil airdrop Anda di platform mereka.


Waspada Terhadap Penipuan (Scam)

Meskipun kesempatan untuk mendapatkan uang secara gratis menarik, Anda harus tetap waspada terhadap potensi penipuan (scam) di dunia crypto.


Berikut adalah beberapa jenis airdrop scam yang pernah terjadi:


a. Dump Airdrop

Pembagian token gratis tidak selalu memiliki tujuan yang baik, terkadang ada pengembang jahat yang hanya ingin mendapatkan keuntungan cepat dari token baru yang mereka buat. Setelah token tersebut menjadi populer dan harganya naik, mereka akan segera menjualnya dan meninggalkan proyek tersebut.


Contoh dari dump airdrop adalah EDOGE yang terjadi pada tahun 2017. Developer tersebut mengklaim akan membuat versi Dogecoin di blockchain Ethereum. Mereka menjanjikan 5 juta token gratis kepada peserta.


Namun, ternyata token tersebut tidak bisa dijual atau ditransfer, dan segera harganya hancur setelah developer berhasil mempopulerkan token EDOGE tersebut. Mereka dengan mudah menjual token tersebut di berbagai crypto exchange, meninggalkan proyek tersebut dengan bermasalah, dan akun media sosial mereka pun hilang.


b. Pencurian Private Key

Jika Anda memiliki wallet crypto, Anda akan memiliki private key dan public key. Public key digunakan untuk menerima transfer atau melakukan transaksi crypto, sementara private key adalah kunci rahasia untuk membuka wallet dan mengirimkan crypto dari wallet Anda.


Dalam airdrop, penyelenggara hanya akan meminta public key, bukan private key. Oleh karena itu, Anda harus selalu curiga terhadap pihak yang meminta akses ke private key Anda dengan alasan airdrop.


c. Pencurian Data

Penipu biasanya meyakinkan pengguna untuk mengakses sebuah laman atau tautan. Dari tautan tersebut, mereka akan mengumpulkan data pribadi Anda, termasuk akun media sosial, kata sandi, alamat email, dan akses ke wallet Anda. Informasi rahasia ini dapat dijual kepada pihak ketiga atau digunakan untuk phishing.


d. Penipuan Referral

Penipu dapat meminta Anda mengisi formulir di sebuah laman. Setelah itu, informasi pribadi Anda dapat digunakan untuk mendaftar akun di platform lain, yang kemudian dapat mereka manfaatkan untuk keuntungan pribadi. Atau, mereka bisa meminta Anda untuk mengikuti akun atau proyek lain yang mirip dengan dalih menjadi mitra. Meskipun penipuan ini tidak menyebabkan kerugian finansial, tetapi dapat menghabiskan waktu Anda dengan sia-sia.


Cara Menghindari Scam

Berikut adalah beberapa langkah yang dapat diambil untuk menghindari airdrop scam berdasarkan modus penipuan yang telah disebutkan di atas:


a. Lakukan Riset

Luangkan waktu untuk melakukan riset dengan membaca situs web dan whitepaper dari proyek tersebut. Penipu biasanya tidak akan memberikan perhatian yang cukup pada situs dan whitepaper mereka jika tujuannya adalah melakukan scam. Jadi, perhatikan apakah whitepaper tersebut terlihat meyakinkan.


b. Jangan Berikan Private Key

Jangan pernah memberikan private key Anda kepada siapa pun, tanpa kecuali. Private key tidak dibutuhkan dalam proses pengiriman token airdrop. Jika ada yang meminta private key Anda, maka mereka pasti berusaha mencuri aset Anda.


c. Hati-hati dalam Memberikan Data Pribadi

Jangan sembarangan memberikan data pribadi Anda, terutama ketika diminta untuk mengisi form di luar website resmi proyek atau bergabung dengan grup Telegram yang tidak terkait langsung dengan proyek tersebut.


Kesimpulan

Airdrop adalah cara yang menarik untuk mendapatkan cryptocurrency dan mempelajari proyek blockchain baru. Beberapa airdrop crypto memiliki potensi menguntungkan dan dapat menjadi aset investasi di masa depan. Namun, Anda harus selalu berhati-hati dan melakukan riset mendalam sebelum memutuskan untuk mengikuti program mendapatkan token crypto gratis. 

Hal yang paling penting adalah selalu melihat ke belakang proyek di balik airdrop tersebut. Jika proyeknya tidak bermanfaat dan masa depannya tidak jelas, lebih baik menghindari airdrop tersebut, meskipun token gratisnya sebanyak apapun.

Posting Komentar

0 Komentar

Close Menu